
HM Wahyudie F Dirun kembali dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah untuk periode berikutnya setelah peserta Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XIII Nahdlatul Ulama Kalimantan Tengah sepakat memilihnya secara aklamasi. Keputusan tersebut mencerminkan kuatnya dukungan internal serta kepercayaan penuh warga NU Kalteng terhadap kepemimpinan Wahyudie.
Penetapan itu dibacakan oleh pimpinan sidang, KH Miftah Faqih, didampingi Sekretaris Sidang H. Suhardi serta anggota sidang Faturahman, dalam sidang pleno Konferwil yang digelar di Palangka Raya. Melalui forum tersebut, Wahyudie secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziah PWNU Kalimantan Tengah.

Seluruh peserta Konferwil menyepakati penetapan tersebut secara bulat lantaran tidak adanya kandidat lain yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Dengan demikian, sidang pleno langsung mengesahkan Wahyudie tanpa melalui mekanisme pemungutan suara.
“Menetapkan, memutuskan HM Wahyudie F Dirun sebagai Ketua Tanfidziah PWNU Kalimantan Tengah pada Sidang Pleno Konferwil ke-XIII PWNU Kalimantan Tengah,” ujar KH Miftah Faqih saat membacakan keputusan, Sabtu (14/2/2026).
Konferwil PWNU Kalimantan Tengah secara resmi dibuka oleh Agustiar Sabran, dan turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. Kehadiran pimpinan pusat PBNU tersebut menegaskan pentingnya Konferwil sebagai forum strategis dalam menentukan arah dan kebijakan organisasi NU di daerah.
Usai kembali mendapat amanah memimpin PWNU Kalimantan Tengah, Wahyudie menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran keagamaan, sosial, dan pendidikan di tengah masyarakat. Ke depan, jajaran pengurus baru bertekad menjaga soliditas warga NU sekaligus memperluas kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah Kalimantan Tengah.
